DAMPAK DIGITALISASI AKUNTANSI SYARIAH, KEPATUHAN SYARIAH, DAN PENGAWASAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PESANTREN - BERBASIS USAHA (KOTA MAKASSAR, SELAWESI SELATAN)
DOI:
https://doi.org/10.66819/jumesi.v1i2.17Kata Kunci:
Digitalisasi Akuntansi Syariah, Kepatuhan Syariah, Pengawasan Internal, Kualitas Laporan KeuanganAbstrak
Pesantren saat ini tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga berkembang sebagai entitas ekonomi melalui pengelolaan berbagai unit usaha seperti koperasi, BMT mini, dan usaha produktif lainnya. Perkembangan tersebut menuntut pengelolaan keuangan yang profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi akuntansi syariah, kepatuhan syariah, dan pengawasan internal terhadap kualitas laporan keuangan pesantren-berbasis usaha di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap pengelola unit usaha pesantren yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi akuntansi syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pesantren. Selain itu, kepatuhan syariah dan pengawasan internal juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan pengawasan internal memiliki pengaruh yang relatif lebih kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas laporan keuangan pesantren tidak hanya bergantung pada pemanfaatan teknologi digital, tetapi juga pada kepatuhan terhadap prinsip syariah dan efektivitas sistem pengawasan internal. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap pengembangan literatur akuntansi syariah serta implikasi praktis bagi pengelola pesantren dalam memperkuat tata kelola keuangan yang akuntabel dan berkelanjutan.
Referensi
Alassuli, A. (2025). The impact of accounting digital transformation on transparency in finance: Evidence from Jordanian banks. Journal of Financial Transformation, 18(5), 272.
Asmira, N., & Sulkiah. (2025). The implementation of accounting digitalization and internal control on the quality of financial reports: Evidence from East Lombok MSMEs. Jurnal Akuntansi, (diakses online 2025).
Bank Indonesia. (2024). Laporan perkembangan sistem pembayaran digital Indonesia 2024. Bank Indonesia.
COSO. (2013). Internal Control — Integrated Framework (Executive Summary). Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway Commission (COSO).
Fadilah, E. N. (2024). Pengoptimalan pengelolaan keuangan pesantren melalui edukasi dan digitalisasi: Studi kasus Pondok Pesantren Al Jawi. Jurnal Welfare.
Fahlefi, R. (2022). Pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan keuangan pesantren melalui aplikasi akuntansi dan voucher belanja. Jurnal Ekonomi dan Investasi, (2022).
Ismayanti, I. (2023). Optimization of the BMT Al-Markaz Al Islami Makassar: management practices for expansion. Jurnal Ekonomi Islam, (2023).
Khakim, I. (2025). Digitalisasi ekonomi pesantren: Analisis hukum Islam terhadap penggunaan fintech syariah di lingkungan santri. Tabarru.
Li, Z. (2025). Digital transformation and accounting information quality: The role of environmental uncertainty. International Review of Financial Analysis.
Nuswantoro, M. A. (2025). Exploring financial reporting quality: Evidence from Indonesia. Accounting Insights, (2025).
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (2023). Roadmap pengembangan fintech syariah Indonesia 2023. OJK.
Pama, M. A. (2022). Manajemen BMT dalam pengelolaan keuangan santri pondok pesantren Al Mubarak DDI Tobarakka. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 3(1), 1–13.
Prasetianingrum, S. (2024). The evolution of digital accounting and its implications for reporting quality. Advances in Accounting Research, (2024).
Setyaningsih, S., et al. (2020). Influence of internal control implementation on performance with financial reporting quality as intervening variable. Jurnal Akuntansi dan Ekonomi, 17, 684–698.
Sukmadilaga, C. (2021). Sosialisasi pengimplementasian pedoman akuntansi pesantren berbasis digital pada pesantren di Indonesia. Dharmakarya, 10(1), 115.
Wailan’An, E. J. (2024). Digital accounting based on SAK-ETAP: financial reporting quality as a moderating variable. Jurnal Akuntansi Aplikasi.
Wirantika, N. L. P. A. P. (2025). Analysis of internal control over financial reporting: A case study. Jurnal Akuntansi.





